Berdasarkan hasil rapat panitia PPDB bersama pimpinan MAN Jombang pada hari Selasa Tanggal 27 Juni 2016 maka diputuskan sebagai berikut: 1. Sebanyak 169 siswa dinyatakan diterima di MAN Jombang pada
Gelombang I. Nama-nama klik disini. 2. Bagi
yang dinyatakan diterima wajib datang ke MAN Jombang hari Selasa, 28 Juni 2016, Jam : 10.00 wib untuk pertemuan wali murid PPDB Gel. II di Aula Besar MAN Jombang dan mengambil edaran. 3. Bagi
yang telah di terima wajib daftar Ulang mulai tanggal 29 Juni s.d. 1 Juli 2016
apabila TIDAK MENDAFTAR ULANG maka dinyatakan mengundurkan diri. 4. Tes
Psikologi dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2016, Jam : 07.00 wib s.d. Selesai. Seluruh
calon peserta didik yang telah mendaftar ulang wajib mengikuti tes diatas.
Demikian pengumuman ini.
Pengumuman Hasil PPDB Gel. II MAN Jombang Tahun Pelajaran 2016/2017
Read More
Lancar Baca Kitab Kuning dan Hafal Satu Juz Dalam Waktu 2 Minggu
Sungguh prestasi yang sangat menggembirakan, siswa siswi MAN Jombang telah sukses dalam kegiatan diklat metode cepat membaca kitab kuning dengan AMTSILATI dan Syahrul Qur'an di bulan suci Ramadhan 1437 H.
Rabu 22 Juni 2016 pagi tadi tim pembina agama MAN Jombang kembali menggelar acara peringatan Nuzulul Qur'an sekaligus penutupan Diklat AMTSILATI dan Syahrul Qur'an.
Dalam acara tersebut siswa siswi melakukan tes secara langsung baca kitab kuning dan hafalan Al-Qur'an yang diwakili oleh beberapa siswa dan diuji oleh ustad dan ustadzah. Alhamdulillah mereka dapat menjawab dengan lancar dan antusias sekali.
Kegiatan Amtsilati dan syahrul Qur'an yang diselenggarakan sejak tanggal 6 Juni telah mampu mendidik siswa siswi untuk menghafal dan menguasai kitab kuning 1 - 2 jilid, sedangkan untuk tahfidh dalam waktu kurang dari 2 minggu mampu menghafal 1 juz lebih. Yang patut dibanggakan lagi bahwa diantara peserta Diklat AMTSILATI mereka adalah juara olimpiade Kimia. Hal ini sungguh luar biasa, mereka menguasai pengetahuan umum dan sekaligus pengetahuan agama.
Dalam sambutannya Bapak Kepala Madrasah H.Syamsul Ma'arif. S.Pd.,M.Pd.I menyampaikan bahwa "Walaupun MAN Jombang belum punya Ma'had tetapi sudah bisa menghasilkan kader yang mempunyai kemampuan yang lebih dari madrasah lain dengan diberikan kajian kitab kuning, karena sumber ilmu bisa diambil dari kajian tersebut". Bapak Kepala Madrasah juga berharap bagi hafidh dan hafidhoh hendaknya tidak cukup menghafal saja, tetapi harus memahami, mengerti dan mengamalkan apa yang terkandung dalam isi Alqur'an. Harapan Beliau juga untuk siswa siswi yang mengikuti Diklat AMTSILATI bisa selesai baca kitab kuning sampai jilid 5, oleh karena itu madrasah akan menfasilitasi program ini pada pereode ke 2. (if)
"Syahrul Qur'an" Program Tahfidh MAN Jombang
Dalam rangka syiar Ramadhan selain kegiatan AMTSILATI, pondok Ramadhan, satu lagi kegiatan yang menjadi icon MAN Jombang adalah program Tahfidh.
Program tahfidh merupakan program pengajaran hafalan Al-Qur'an di MAN Jombang yang sudah berjalan selama kurang lebih 3 tahun dan telah mewisuda 12 hafidh dan hafidhoh.
Pada bulan suci Ramadhan 1437 H tim pembina tahfidh MAN Jombang mengadakan "
"Syahrul Qur'an" yang diikuti oleh 40 siswa dan siswi kelas X dan XI. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tanggal 6 Juni yang lalu dan akan berakhir tanggal 22 Juni 2016 mendatang.
Melalui kegiatan Syahrul Qur'an diharapkan siswa selalu menjaga hafalan dan dapat menambah hafalannya. Selain kegiatan sholat Dhuha, baca Al-qur'an bersama, setoran hafalan Al-Qur'an, juga ada materi tambahan yaitu kajian kitab. -if.
Peningkatan Iman dan Taqwa Pada Siswa Melalui Kegiatan Pondok Ramadhan
Kegiatan Pondok Romadhon merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang ada di MAN Jombang. Pondok Romadhon 1437 H dilaksanakan selama tiga hari ini mulai tanggal 9 sampai 11 Juni 2016 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI.
Dalam sambutannya Kepala Madrasah Aliyah Negeri Jombang H.Syamsul Ma'arif, S.Pd.,M.Pd.I menyampaikan bahwa selama kegiatan pondok romadhon hendaknya siswa siswi dapat memanfaatkan waktu yang sebaik-baiknya karena banyak hal yang harus dibenahi termasuk akhlak, dan untuk mendapatkan ilmu yang maslahah fiddunya wal akhirah.
Pondok romadhon ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa pada siswa melalui pemantaban materi keagamaan seperti perawatan jenazah yang benar yang pada kesempatan ini kami mengundang tokoh agama Ibu Habibah dari Desa Kauman dan seorang mudin Bapak Nafi'uddin dari Desa Bendet Diwek Jombang. Tutur Ibu Siti Nur Kholifah selaku panitia.-if.





