Keaneka Ragaman Hayati

Indahnya Negeri ini Dengan Aneka Macam Bunga

Fashion Show

Fashion Show Dengan Bahan Daur Ulang Limbah

Halaman Madrasah

Suasana Sekolah Nan Asri

Audiensi di Kemenkes RI

Penerimaan Piala LLSS NAsional 2012

Air Sumber Kehidupan

Selamatkan Sungai Dari Sampah bentuk kepedulian Menyelamatkan Kehidupan

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2014-2015

10.31 |

Dalam rangka memenuhi kebutuhan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2014-2015 maka MAN Jombang membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru dengan ketentuan sebagai berikut:

Jalur Pendaftaran:
1. Jalur Khusus/Prestasi
    Dikhususkan bagi siswa-siswi SMP/MTs yang memiliki prestasi akademik atau non akademik. 
    Bagi peserta didik yang memalui jalur ini dan memenuhi kriteria akan diberikan beasiswa (syarat dan             ketentuan berlaku)
2. Jalur Umum/Reguler
    Diperuntukkan bagi semua calon peserta didik yang ingin melanjutkan studi di MAN Jombang.

Syarat-Syarat Pendaftaran:
1. Mengisi Formulir Pendaftaran,
2. Menyerahkan fotokopi Raport Semester 1-5 yang telah dilegalisir,
3. Menyerahkan fotokopi Ijazah, SKHUN (bisa menyusul) dan NISN yang telah dilegalisir sebanyak 1 lbr,
4. Menyerahkan Pas Foto hiatm putih ukuran 3x4 sebanyak 6 lembar,
5. Menyerahkan fotokopi piagam prestasi akademik atau non akademik bagi pendaftar jalur khusus/prestasi.
 Waktu Pendaftaran:
1. Gelombang 1.
    Pendaftaran   : Tanggal 28 April sd 10 Mei 2014
    Pengumuman : Tanggal 19 Mei 2014
    Daftar Ulang  : Tanggal 21-23 Mei 2014
2. Gelombang 2.
    Pendaftaran   : Tanggal 30 Juni sd 5 Juli 2014
    Pengumuman : Tanggal 8 Juli 2014
    Daftar Ulang  : Tanggal 9-11 Juli 2014
 
PENDAFTARAN AKAN DITUTUP SEWAKTU-WAKTU KETIKA KUOTA TELAH MEMENUHI

Informasi lebih lanjut hub: Sekretariat PPDB MAN Jombang telp 0321-861819
CP: Ibu Pipit (081553538902)
Read More

MAN Jombang bersama sama FKK MAN Wilker Surabaya Bekerjasama dengan Islamic College of Thailand

08.09 |


Seiring dengan akan terwujudnya program Masyarakat ASEAN pada AFTA 2015 yang akan datang, maka sudah selayaknya lembaga-lembaga di Indonesia juga harus menyiapkan diri. Hal ini yang menjadi dasar langkah awal Forum Kepala MAN se wilker Surabaya untuk melebarkan sayap untuk menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan di luar negeri. Sebagai lembaga pendidikan bercirikhas Islam maka dalam menjalin kerjasama pun MKK MAN wilker Surabaya juga mencari lembaga yang memiliki ciri khas yang sama. Islamic College of Thailand (ICT) menjadi pilihan untuk menjadi partner dan sisterschool dalam program ini. Untuk membuka jalur kerjasama ini melalui proses yang panjang. Pada Juni 2013 yang lalu semua Kamad MKK Wilker berkunjung ke Thailand dan mampir ke ICT untuk melihat kegiatan pendidikan dan pengajaran dilembaga ini.
Selepas kunjungan tersebut maka dijalinlah hubungan intensif antara pengurus MKK dengan pimpinan ICT.
Hasil dari komunikasi yang intensif tersebut maka di sepakati keluarga besar ICT akan melakukan kunjungan balasan ke Indonesia dengan membawa beberapa guru dan siswa. Pada tanggal 2-6 Februari rombongan dari ICT yang terdiri dari 12 siswa dan 16 guru tiba di Indonesia. kedatangan rombongan disambut pertama kali di KANWIL Kemenag Prov Jawa timur. Setelah itu rombongan melanjutkan perjalanan ke beberapa MAN anggota MKK wilker surabaya. Madrasah yang sempat dikunjungi adalah: MAN Tambak Beras dengan model berbasis pesantren. Berikutnya MAN Jombang yang merupakan madrasah non pesantren. Dalam kunjungannya di MAN Jombang para tamu disuguhi pertunjukan tradisional Indonesia seperti; tari remo, reog ponorogo, musik karawitan dengan campur sarinya. Setelah acara di MAN Jombang rombongan langsung menuju kota Malang untuk berkunjung ke UIN dan MAN 3 Malang.
Dalam acara kunjungan tersebut disepakati pula bahwa MKK MAN Wilker Surabaya akan melakukan kunjungan kembali ke ICT dalam rangka penanda tanganan MoU dan pertukaran budaya. Pada kunjungan kali ini rombongan dari MKK mengikut sertakan beberapa Kepala Madrasah, Guru dan Siswa . Rombangan yang berjumlah 42 orang tersebut bertolak dari Bandara Juanda pada hari Ahad, 16 Februari 2014. sampai di bandara international Don Mueang Thailand jam 11.00. Rombongan disambut bak tamu kehormatan dengan dikalungi rangkaian bunga masing-masing orang. Sambutan hangat ini tak hanya sampai disini. Selama perjalanan di Thailand selalu dikawal dengan Mobil Patwal Polisi Thailand. Kunjungan rombongan MKK di Thailand tidak hanya di ICT tetapi juga melakukan kunjungan di beberapa lembaga seperti Sekolah Kamalul Islam di Perkampungan Muslim, Dialog bersama Syaikhul ISlam Thailand, Kunjungan ke Masjid Daaros Sa'adah, Masjid Jawa, Panti Asuhan Muslim, dan Dabsirin School, sekolah tertua di thailand yang telah berhasil mencetak tokoh tokoh nasional Thailand dan tokoh tokoh internation.
Yang begitu mengharukan dalam kunjungan tersebut, meskipun umat muslim hidup sebagai kaum minoritas di Thailand tapi perhatian dan perlindungan kerajaan terhadap kehidupan umat muslim disana sangat besar. Semua siswa yang belajar di Sekolah-sekolah Islam juga mendapatkan beasiswa dari kerajaan. Lembaga-lembaga tersebut mendapatkan subsidi hingga 60% dari total kebutuhan setiap tahunnya.
Demikian sekilas perjalan kami dalam menjalin kerjasama antara ICT dengan MKK MAN wilker Surabaya yang mana Kepala MAN Jombang juga merupakan ketua Forum Musyawarah Kepala MAN sekaligus.
Read More

MAN Jombang memperoleh penghargaan Madrasah Award 2013 dalam Malam Apresiasi Pendidikan Islam.

06.04 |

MAN Jombang tak pernah berhenti dalam mengukir prestasi baik tingkat lokal, regional, atau nasional. Pada penghujung tahun 2013 ini, MAN Jombang kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Pada Malam Apresiasi Pendidikan Islam 2013 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Jum'at (13/12/2013) malam di menara bidakara Jakarta. MAN Jombang memperoleh penghargaan Madrasah Award 2013 untuk kategori Madrasah Kewirausahaan.
Pendidikan kewirausahaan di MAN Jombang telah mendapatkan apresiasi dan memberikan daya tarik tersendiri bagi seluruh Tim Juri. Dalam penilaian presentasi program yang di adakan di Bandung tanggal 29 nopember - 1 Desember 2013 kemarin kegiatan wirausaha yang dilakukan MAN Jombang bisa menyisihkan dua nominasi lain yakni MAN 3 Malang dan MAN Model Jambi. Usaha kreatif dengan memanfaatkan lingkungan yang ada disekitarnya telah menghantarkan MAN Jombang memperoleh penghargaan ini.
Perlu diketahui, MAN Jombang mengusung tema "Mewujudkan Madrasah Mandiri melalui Ecopreneurship. Dalam kegiatan kewirausahaan MAN Jombang memiliki 6 unit Usaha yakni Koperasi Madrasah, Unit Usaha Minuman Sehat, Kantin Sehat, Rumah Komposting, Bank Sampah, dan 3R (Pengolahan barang bekas menjadi produk seni bernilai jual). Dengan unit unit usaha yang ada, madrasah ini dapat memberikan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan bagi seluruh peserta didiknya karena semua unit melibatkan guru dan peserta didik dalam penyelenggaraannya. Disamping itu, hasil dari kewirausahaan ini dapat menopang dan menjadi sumber dana untuk kegiatan-kegiatan di Madrasah.  Kewirausahaan di MAN Jombang ini juga telah mendapatkan apresiasi dari instansi lain. pada tahun 2012 lalu, MAN Jombang menjadi Juara I Lomba Pengusaha Muda Kreatif antar sekolah menengah di Jombang yang diadakan oleh STIE Dewantara Jombang.
Semoga apa yang telah dilakukan MAN Jombang bisa menjadi inspirasi bagi madrasah madrasah lain.
Read More

MAN Jombang Mewujudkan Jiwa Wirausaha Melalui Program Ecopreneurship

19.47 |

Berwirausaha tak selamanya membutuhkan dana segar dalam jumlah besar. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jombang misalnya, hanya berawal dari niatan peduli lingkungan yang bersih dan sehat, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jombang kini bisa menjadi ikon madrasah enterpreneurship di Kabupaten Jombang.
Melalui eco-preunership  atau kewirausahaan berbasis lingkungan yang kemudian dinamai "Mandiri Prima" ini, MAN yang beralamat di Jalan Wahidin Sudirohusodo No 2 Jombang ini, mampu memaksimalkan lingkungan madrasah menjadi beberapa unit wirausaha yang prospektif, dan diharapkan mampu menopang kegiatan madrasah terkait pendanaannya.
Dipilihnya nama "Mandiri Prima" ini, diharapkan agar peserta didik di MAN Jombang menjadi individu yang mandiri, memahami dan turut mengendalikan terjadinya pencemaran, kerusakan lingkungan hidup serta melakukan pelestarian fungsi lingkungan hidup dan sangat sejalan dengan visi madrasah yakni mewujudkan generasi muda yang berilmu, beramal, berkahlaq mulia, unggul dalam prestasi, dan kompetitif dengan berbasis lingkungan sehat.
Kiprah MAN Jombang dalam kepedulian lingkungan bukan bak jamur yang muncul di musim hujan. Tapi, pencanangan sebagai madrasah sehat dan peduli lingkungan ini telah dirintisnya sejak 2004 lalu. Beberapa raihan prestasi juga berhasil disabet MAN yang memiliki 1.243 peserta didik ini, baik di tingkat regional dan nasional, yakni sebagai Madrasah Sehat/UKS Nasional tahun 2011, Madrasah Adiwiyata 2012, dan Madrasah Adiwiyata Nasional Mandiri 2013.
Terdapat 6 (enam) unit wirausaha di MAN yang memiliki 67 dewan guru, 47 diantaranya PNS dan 27 diantaranya S2 ini. Kesemuanya dikelola dengan melibatkan peserta didiknya, yakni koperasi madrasah, unit wirausaha, kantin sehat, 3R, komposting, dan bank sampah.



Siswi MAN Jombang sedang membuat kompos 
Pelan tapi pasti, pengolahan sampah di MAN Jombang semakin membuahkan hasil, salah satunya melalui komposting. Dari sampah organik berupa daun pepohonan di MAN Jombang, 1/3 diantaranya sudah diolah menjadi kompos. Produk kompos itu, kemudian dipasarkan dan dijual ke warga sekitar madrasah. Selain mendapatkan penghasilan dari produk kompos tersebut, MAN Jombang kerapkali menjadi jawara dalam kejuaraan kompos di tingkat Kabupaten Jombang. Bahkan, menjadi madrasah yang berhasil memproduksi kompos terbaik.

Sayangnya, sampah organik berupa daun itu hanya 1/3 saja yang bisa diolah, disebabkan oleh kurangnya alat produksi. Hingga kini, MAN Jombang masih memiliki 4 komposter, dan 1 buah mesin pencacah daun berkapasitas kecil.
Pendapatan hasil dari penjualan kompos terbilang cukup membanggakan. Sasaran pasar yang dicapainya selama ini kepada peserta didik untuk kebutuhan di rumahnya, tamu madrasah yang datang menginginkan kompos, toko toko penjual bunga, dan kebutuhan madrasah untuk memupuk tanaman di lingkungan madrasah, diantaranya jahe, jahe merah, kencur, kunir, temulawak, jamur, ketela, dan beberapa tanaman lain. Tak heran, banyak pohon-pohon besar yang membuat lingkungan MAN Jombang rindang dan nyaman.
Produk unit kewirausahaan yang dijual di koperasi

 
Beberapa tanaman seperti jahe, temulawak tersebut juga diolah menjadi minuman kesehatan instan yang bebas dari zat aditif dan menyehatkan. Minuman ini diolah di rumah produksi dan menjadi minuman kesehatan siap saji. Bahkan, minuman seperti jahe merah, temulawak, kunir putih, jahe, dan kunir pepet ini sudah memiliki nomor PIRT (produk industri minuman rumah tangga) yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang

"Banyak manfaat jika kita mengkonsumsi minuman kesehatan tersebut. Seperti minuman kunir pepet yang berkhasiat menghilangkan bau badan, mengurangi kolesterol, mengurangi berat badan, mengencangkan perut, menghilangkan keputihan, membuat badan segar dan awet muda, baik untuk ibu yang telah melahirkan," ujar H. Syamsul Ma’arif,S.Pd, M.Pd.I, Kepala MAN Jombang.
Untuk memenuhi kebutuhan pasar, MAN Jombang juga menerima bahan dasar minuman kesehatan tersebut dari peserta didik yang sudah menanam di rumahnya. Awalnya, peserta didik mendapatkan bibit dari madrasah.
Produk minuman yang nyaman dan menyehatkan ini dipasarkan melalui kantin sehat "Mandiri Prima" dan Koperasi MAN Jombang. Keberadaan kantin sehat ini juga sebagai media penyebaran informasi pendidikan membentuk anak sehat dan beprestasi.
Kantin sehat MAN Jombang seluas 150 M2 ini, berperan sebagai media pendidikan mewujudkan pesan-pesan kesehatan oleh petugas Puskesmas Jabon mengenai makanan sehat, aman dan bergizi. Peserta didik akan mengenal jajanan sehat terbuat dari bahan apa saja, bagaimana rupa dan ciri makanan sehat. Di kantin ini, peserta didik juga belajar bersosialisasi, dan tentunya matematika, yakni belajar berhitung uang belanja.

Kantin sehat ini, dijaga oleh seorang karyawan dan dibantu oleh kader-kader kantin secara bergilir. Dari sistem bergilir kepada kader ini, pesan akan jajanan sehat yang dapat mendorong terciptanya generasi muda yang handal dan berkualitas ini tersampaikan.
   KANTIN SEHAT sebagai usaha Pengembangan dari koperasi madrasah



Selain dipasarkan melalui kantin sehat dan koperasi madrasah, produk wirausaha tersebut juga dipasarkan ke warga sekitar madrasah, dan sekolah lain melalui cara "ketok tular", yakni informasi dari orang satu ke orang lain. Hingga kini, produk makanan dan minuman sudah dipasarkan melalui toko dan swalayan. Bahkan, menjadi langganan saat ada kegiatan Dharma Wanita Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang.
Kemudian, MAN Jombang juga membuka Estetis, sebuah galeri sebagai pusat promosi yang di dalamnya terdapat kerajinan tangan berbahan dasar sampah melalui metode 3R (reduce, reuse, recycle). Banyak produk kerajinan sampah berestetika tinggi dan bernilai ekonomis, hasil karya peserta didik MAN Jombang. Tak heran jika MAN Jombang mendapatkan anugrah sebagai “The Best Effort of 3R” dari Kantor BLH Kabupaten Jombang tahun 2012.
Seperti pemanfaatan koran bekas, yang "disulap" menjadi vas bunga, tempat tissu, kap lampu, toples, keranjang air mineral, dan rak buku. Pemanfaatan plastik yang bisa dijadikan kerajinan tas, kap lampu duduk, lampion, baju, bunga, tirai jendela, dompet, tas jinjing, tudung saji makanan, sandal, tempat tissu, tempat assesoris, dan celengan.
Stand pameran Hasil Produk 3R MAN Jombang saat dikunjungi Gubernur Jawa Timur

 
Sedangkan pelepah pisang juga dimanfaatkan menjadi kerajinan jam UKS, tas, tempat tissu, kap lampu, frame foto, kaca cermin. Dari daun mangga, bisa dijadikan kerajinan tas, frame foto, dan kaca cermin. Barang-barang yang selama ini dianggap sampah ternyata menjadi pendulang rupiah dengan sedikit sentuhan tangan-tangan terampil. "Tekstur daun, dan pelepah pisang yang dikeringkan itu ternyata bernilai seni tinggi," kata H. Syamsul Ma’arif, S.Pd, M.Pd.I, Kepala MAN Jombang.


Tidak berhenti sampai disini, melalui pengelolaan sampah, MAN Jombang juga mendirikan bank sampah "Mandiri Prima". Kehadiran bank sampah tidak hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan, tapi juga bisa memberi manfaat ekonomi. Seperti botol atau gelas plastik tempat air mineral yang dikumpulkan di kantong sampah yang telah disediakan di setiap kelas. Botol atau gelas plastik tersebut ditimbang dan masuk pada saldo kelas. Sayangnya selama ini Botol atau gelas plastic tersebut masih dijual apa adanya kepengepul. Barang-barang bekas tersebut  akan bernilai semakin tinggi jika bisa disetor ke pengepul dalam bentuk cacahan. Makanya, MAN Jombang perlu mesin pencacah untuk meningkatkan pendapatan.
Manajemen bank sampah yang digunakan yakni mentransaksikan sampah setiap kelas yang sudah dinilai dengan uang dengan sistem menabung dan diterimakan setiap semester berdasarkan potensi sampah yang ditabung.

Kegiatan siswa menabung di Bank Sampah Mandiri Prima MAN Jombang

Inisiatif pendirian Bank Sampah Mandiri Prima merupakan langkah awal yang sangat baik untuk membangun karakter menuju budaya bersih. Disamping itu, membantu pemerintah mengurangi volume sampah yang ada di tempat pembuangan sampah (TPS) dan mengubah cara pandang serta perilaku masyarakat terhadap sampah.
Bank Sampah Mandiri Prima mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan dan juga menyejahterakan masyarakat. “Membuang sampah sembarangan adalah dosa, karena akibat dari sampah yang tidak terkendali dapat merusak pemandangan dan menimbulkan penyakit, juga menyebabkan banjir,” kata Syamsul Ma’arif, S.Pd, M.Pd, Waka bidang kurikulum MAN Jombang yang sekaligus ketua program madrasah peduli lingkungan.
Kinerja Bank Sampah Mandiri Prima juga mengundang decak kagum dari banyak pihak. Sesuai namanya, bank sampah ini adalah tempat menabung. Tapi yang disetor bukan uang, melainkan sampah. Sampah berupa plastik itu kemudian ditimbang beratnya berdasarkan jenis, lalu dihitung nilai rupiahnya. Setelah itu ditambahkan pada buku tabungan sebagai saldo.
Lebih berdecak kagum lagi, dari 6 program kewirausahaan ini mampu menyumbang puluhan juta per tahun untuk seluruh aktivitas di MAN Jombang. Maka, bukan tidak mungkin, jika program ini memiliki potensi pendapatan yang begitu besar, kendati dengan modal yang demikian ringan, bahkan nol rupiah sekalipun. Selebihnya, program eco-preneurship ini diharapkan mampu menjadi percontohan madrasah-madrasah lain untuk mencari sumber dana kegiatan dimadrasah dan bisa membangun kemandirian madrasah madrasah di Indonesia.

Kisah sukses MAN Jombang membangun kemandirian wirausaha dengan memanfaatkan lingkungan yang ada disekitar  ini semoga menjadi inspirasi bagi madrasah-madrasah lain. 
Read More

Peringatan Gebyar Muharram 1435 H

21.01 |

Peringatan 1 Muharam 1435 H tahun ini diadakan bersamaan dalam rangka memperingati hari cinta puspa. Peringatan ini sengaja diadakan bersamaan agar bisa maksimal dan tidak menyita banyak waktu belajar siswa siswi MAN Jombang. Kegiatan kali ini diawali dengan apel pagi sekaligus acara pelepasan berbagai jenis burung dengan tujuan agar kesemimbangan alam tetap terjaga dan dilanjutkan dengan menanam pohon yang dilakukan oleh kepala madrasah. Setelah apel selesai kepala madrasah memberangkatkan pawai ta'aruf. Dan acara penutup kegiatan peringatan tahun ini dengan mengadakan dialog interaktif bersama KH. Drs. Fadullah Abdul Malik, M.H.I.
Acara peringatan tahun ini mengambil tema: "Marilah Berhijrah Menuju Kema'rufan".


Read More